KUNCI KESUKSESAN SEBUAH PRESENTASI
Sebuah presentasi baik itu berupa presentasi ilmiah, politik maupun komersil dapat di katakan sukses apabila di penghujung sajian, audiens mendapat kesimpulan yang dapat di terjemahkan dalam versi yang berbeda oleh audiens dan kemudian mendorong/ memotivasi mereka melakukan atau paling sedikit berfikir dengan pola yang di inginkan oleh Sang Presenter. Ada paling tidak 10 kunci sukses yang dapat mengantarkan seorang presenter melakukan hal ini :
1. Pastikan suara anda cukup dapat di dengar, tidak berbisik seolah sedang menyampaikan nada nada cinta,namun tidak juga terlalu keras seperti sedang membentak atau berteriak. Anda sedang presentasi bukan sedang ber-orasi.Pastikan anda tahu bedanya!
2. Pastikan anda melakukan eye contact dengan audiens dengan cara yang sopan, tidak terlalu lama tapi sering, tidak melakukannya ke satu pasang mata saja, tidak membiarkan sorot mata anda membuat audiens rikuh, kikuk atau malah jatuh cinta. Anda sedang melakukan presentasi bukan sedang tebar pesona!
3. Pastikan kata kata yang ada pilih cocok dan mudah di mengerti. Kosa kata yang cocok dengan lingkungan, wawasan, serta tingkat pendidikan audiens yang mendengar anda. Hindarkan pemakaian kata kata "janggut" seperti "ehm".. "eeee"... dan lain lain yang membuat anda terkesan tidak percaya diri atau tidak siap. Anda sedang melakukan presentasi bukan sedang melamar seorang wanita untuk menjadi isteri anda!
4. Pergunakan bahasa tubuh yang sederhana ketika mengantar topik yang anda bahas, untuk mendukung maksud anda, dengan gerakan kepala atau tangan. Pastikan anda tidak menggunakannya secara berlebihan. Anda adalah seorang presenter bukan badut!
5. Pergunakan ilustrasi, atau analogi singkat yang sesuai dengan lingkungan, wawasan maupun tingkat pendidikan audiens yang sedang mendengarkan anda untuk membantu audiens memahami apa yang anda maksud. Jangan terlalu larut dengan ilustrasi maupun analogi tersebut. Anda sedang presentasi bukan sedang mendongeng!
6. Pastikan bahwa anda telah membuat penekanan suara hanya pada kata kata yang anda anggap bisa membawa audiens turut larut dengan pola berfikir anda, mengulangnya sesekali hanya untuk memastikan bahwa audiens tidak melewatkannya.
7. Pastikan anda memberikan waktu beberapa detik (sesuai kebutuhan) pada audiens untuk jeda setiap kali anda sampai pada klimaks dari topik yang sedang anda bahas, baru kemudian melanjutkannya untuk memastikan audiens turut merasakan klimaks yang anda sampaikan. Pastikan anda tidak klimaks sendirian!
8. Pastikan mimik muka anda telah cukup ramah selama menyampaikan presentasi tapi tidak genit atau malah sok kenal sok dekat dengan audiens anda. Tersenyumlah seperlunya jangan terkesan bahwa anda sedang menginginkan sesuatu dari audiens anda. Anda sedang melakukan presentasi bukan sedang menggoda!
9. Pastikan audiens anda puas dan mungkin menunjukkan gestur tubuh yang menginginkan tambahan informasi, ketika anda menutup presentasi dengan sebuah kesimpulan singkat namun padat.
10. Pastikan anda mengucapkan terimakasih atas waktu dan perhatian audiens yang telah mendengarkan anda di akhir penyajian dan di saat ini anda bebas berimprovisasi sesuai tujuan presentasi anda, namun lagi lagi pastikan anda tidak sedang membuat seluruh penyajian presentasi anda mentah kembali karena jokes jokes yang tidak berhubungan dengan topik presentasi anda. Anda baru saja mengakhiri presentasi bukan obrolan di warung kopi!

Komentar
Posting Komentar