Postingan

Menampilkan postingan dengan label OPINI

IKUTI ZAMANMU - JANGAN TINGGALKAN BUDAYAMU

Gambar
Berangkat dari keresahan, kegelisahan dan mungkin kegusaran akibat pernyataan Gubernur Sumatera Utara terkait Peraturan Daerah (PERDA) mengenai wisata halal di kawasan wisata Danau Toba, berbagai opini dan reaksi kemudian muncul. Sebagian besar menolak gagasan ini. Alasan nya : Aturan ini telah menggugat rasa kebathinan yang di miliki masyarakat di sekitar kawasan ini khusus nya suku Batak Toba sehubungan dengan budaya dan adat istiadat yang sudah berurat berakar selama berabad-abad. Tentu saja ini bisa di terima dan dapat di mengerti bila di tinjau dari pandangan sosial karena para pembicara dari kelompok Anti-Perda ini yakin bahwa budaya dan adat batak jauh lebih penting untuk di perjuangkan dari pada sekedar persoalan penjualan parawisata di kawasan ini. Beberapa bahkan kemudian membandingkan budaya yang harus diperjuangkan ini dengan apa yang sudah berjalan di pulau Bali.  Namun mungkin pertanyaan yang cukup menggelitik adalah : Budaya yang mana yang di...

Daniel Simanjuntak : "Mereka Adalah THE FAILED GUARDIANS OF BATAK LAND"

Gambar
Bergabung dengan beberapa grup FB yang narasi pertamanya menunjuk pada semangat menjaga adat dan budaya batak tetap lestari akhirnya justru membuat saya sadar,, adat dan budaya batak itu memang berpotensi tergerus bahkan hilang sama sekali. Dan siapa yang paling berperan dalam proses itu?  Miris mengetahui bahwa justru mereka yang mengaku sebagai THE GUARDIAN (Penjaga)  itulah yang paling berperan.... Bagaimana kesimpulan ini bisa muncul? Mungkin sebaiknya anda juga mencoba pengalaman tersebut,  bergabung dengan grup-grup yang kriteria nya kira kira sama dan mulailah men"dengarkan" serta mengamati disana...  Dalam banyak percakapan,  banyak kaum tua - mereka yang adalah para orang tua dari anak anak generasi muda Batak -  mengakui bahwa karena prestise atau gaya hidup terutama pengaruh kemajuan zaman di kota metropolitan, mereka tidak lagi menanamkan, mengenalkan, mengajarkan atau bahkan melibatkan anak anak mereka dalam kegiatan yang berhubu...

SEBUAH PERJUANGAN YANG BELUM BERAKHIR II

Gambar
Belum pernah sebelumnya saya melihat ada satu tokoh budaya batak yang sedemikian concern dan konsisten memperjuangkan sebuah ide dan gagasan selama bertahun tahun seperti yang beliau lakukan... Potongan video ini membuktikan bahwa beliau begitu mencintai budaya batak dan tak rela apa yang ia cintai ini, tergerus sampai hilang sama sekali oleh stigma neg atif yang berkembang di masyarakat karena pengaruh modernisasi sosial masyarakat pada umumnya. Dalam setiap kesempatan, beliau terus terusan berusaha meyakinkan khalayak ramai dan masyarakat bahwa budaya batak sangat erat kaitannya dengan rasa berke-TUHAN-an dan sangat religius, jauh dari anggapan bahwa budaya itu berasal dan berdasar pada kepercayaan animisme.( Budaya batak berdasar dan sangat di pengaruhi oleh kepercayaan animisme dahulu kala ditulis dalam sebuah buku berjudul SIMELOENGOEN oleh seorang Asisten Residen bernama J. Tideman tahun 1922.) Menanggapi tulisan saya sebelumnya berjudul "Sebuah Perju...

Alm. Ir. Sahala Dongan Konseptianus Simanjuntak : TOR-TOR ADALAH BAGIAN DARIPADA DOA

Gambar
Kalimat terakhir yang di ucapkan Alm. Ayahanda Ir. Sahala Simanjuntak yang kemudian menjadi viral di dunia maya. Apakah kalimat ini berlebihan? Atau hanya berdasarkan suasana kebatinan semata tanpa bekal pengetahuan sejarah dan pengalaman spiritual pribadi? Sebelum sampai pada highlight yang kini sangat di perhatikan oleh banyak pihak ini, mari kita ingat kata-k ata lain dari Almarhum di detik detik sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya : “Sekarang istilah Tor-Tor sudah menjadi rancu karena sembarang gerakan mengikuti alunan musik pun selalu di sebut dengan Tor-Tor..” Mengapa beliau sampai menjadi gusar dengan kondisi ini? Fakta sesungguhnya, seiring dengan perkembangan zaman,Tor-Tor telah beralih makna dan fungsi menjadi sekedar tarian hiburan belaka. Meskipun masih dalam konteks mempertahankan budaya, karena kerancuan yang di maksud beliau ini, tentu saja nilai nilai luhur yang terkandung di dalamnya menjadi sangat luntur dan pada gilirannya k...